Pages

Blogger templates

Follow Instagram penulis : @bayupradikto // Imajinasi lebih penting daripada ilmu pengetahuan (Einstein) // Kita tidak selalu bisa membangun masa depan untuk generasi muda, tapi kita dapat membangun generasi muda untuk masa depan (F.D. Roosevelt) // Apa guna kita memiliki sekian ratus ribu alumni sekolah yang cerdas, tetapi massa rakyat dibiarkan bodoh. Segeralah kaum sekolah itu pasti akan menjadi penjajah rakyat dengan modal kepintaran mereka (Paulo Freire).
Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 28 Maret 2020

BOCORAN SKB DOSEN CPNS (DARI PENGALAMAN PRIBADI)

Selamat malam semua....
Kali ini saya baru sempat menulis di blog ini untuk pertama kalinya ditahun 2020. Bukan karena engga ada konten sih, cuma lagi banyak kegiatan aja, baik itu kegiatan kampus, kegiatan latsar (dulu namanya prajabatan).

Seperti judul di atas, pada kesempatan ini saya akan coba mambagikan sedikit pengalaman saya selama mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Dosen CPNS yang dulu tahun 2018 saya ikuti. Nanti saya juga akan share dari beberapa pengalaman teman-teman saya selama mengikuti SKB di kampus mereka masing-masing (terutama teman-teman yang lulus CPNS dosen tahun 2018 lalu).

Bagi anda yang membaca tulisan ini, perlu saya tekankan bahwa bisa jadi nanti SKB Dosen yang akan teman-teman ikuti belum tentu sama dengan apa yang saya dan teman-teman saya alami di penerimaan CPNS tahun 2018 lalu.

Pasti teman-teman telah mengikuti SKD (Seleksi Kompetensi Dasar), saya ucapakan selamat bagi yang berhasil lolos ke tahap berikutnya (SKB). Bagi teman-teman yang belum berhasil lolos, jangan berkecil hati atau berputus asa, bisa coba lagi di tahun-tahun berikutnya atau menekuni pekerjaan sebelumnya atau pekerjaan baru.

LANGSUNG SAJA .....

Pada saat SKB CPNS Dosen, kewenangan penyelenggaraan SKB di kembalikan kepada Instansi pengguna yaitu kampus masing-masing yang kita lamar. Tentunya dengan mengacu kepada aturan yang berlaku. Dalam pelaksanaan SKB, ada empat tahap yang harus teman-teman lalui. keempat tahap ini bisa dilaksanakan selama 2 hari sampai 3 hari (tergantung kebijakan kampusnya). Berikut tahapannya :
  1. Tes Substansi, peserta diminta mengerjakan soal sesuai dengan jurusan/program studi yang dilamar. Misalnya jurusan/Prodi PAUD, maka soal-soal akan berhubungan dengan keguruan, dosen dan PAUD. Bila jurusan Bahasa Indonesia, ya soal-soal akan berhubungan dengan keguruan, dosen dan bahasa.
  2. Tes kemampuan mengajar/Microteaching, peserta akan diminta praktik mengajar di depan mahasiswa langsung (beberapa praktik mengajar tanpa ada mahasiswa)
  3. Wawancara, peserta akan diwawancarai oleh dosen senior/dosen psikologi terkait dengan keseriusan dan komitmen tentang pekerjaan ini.
  4. Tes Kesehatan, peserta diminta mengumpulkan surat keterangan sehat dari RS/Faskes kesehatan.
Tentunya pada setiap tahapan SKB CPNS Dosen memiliki tingkat kesulitan, suasana, dan trik/tips pemecahannya masing-masing. Berdasarkan pengalaman, maka saya akan membagikannya kepada pembaca sekalian setiap tahapan dalam SKB CPNS Dosen berdasarkan tingkat kesulitan, suasana, dan trik/tips pemecahannya masing-masing:

TES SUBSTANSI

Tes ini diadakan dihari pertama SKB, kita diminta mengerjakan soal-soal yang berhubungan dengan pekerjaan/bidang yang kita lamar. Kalau anda jurusan Pendidikan Biologi, maka yang akan dibahas adalah seputaran peraturan guru dan dosen, pegagogi, keguruan, dan bidang biologi. Begitupun jurusan lainnya, misalnya Akuntansi ya kurang lebih yg akan dibahas mengenai peraturan ttg ASN (Dosen), bidang ekonomi, akuntansi. Kata kuncinya adalah bidang jurusan/program studi dan jenis pekerjaan yg kita lamar yaitu Dosen.
Tes ini diadakan tertulis, namun bisa jadi berkembang menjadi CAT juga. Soal yang perlu dikerjakan sekitar 100 soal dalam waktu 120 menit (jumlah soal tergantung kampus dan jurusan masing-masing).

TES KEMAMPUAN MENGAJAR/ MICRO TEACHING

dok. Pribadi (foto hanya pemanis)
Pada bagian ini, teman-teman akan diminta mengajar atau praktek langsung mengajar. Biasanya tes ini dilaksanakan di hari kedua (setelah tes substansi). Pada tes ini, memang pengalaman mengajar akan banyak membantu teman-teman sekalian. Misalnya teman-teman pernah mengajar di kampus swasta, atau sekolah menengah, maka ini adalah kelebihan yg teman-teman miliki. Karena akan berbeda dengan Fresh Graduate yg belum memiliki pengalaman mengajar. Bila anda tidak memiliki pengalaman mengajar, ya paling tidak anda memiliki pengalaman bersosialisasi di masyarakat, atau penyuluhan, kerja tim juga dapat membantu. Intinya pengalaman berbicara di depan orang banyak.
Tes ini memang membutuhkan kemampuan khusus dan persiapan yang matang. Karena bila salah-salah kita akan grogi dan salahtingkah bahkan kehabisan kata-kata. Ada beberapa tips yang dapat dilakukan dalam tes ini:
  1. Cari tahu kurikulum di Program Studi/Jurusan yang kita lamar, pilih salah satu mata kuliah yang akan kita jadikan mata kuliah yg kita akan microteaching-kan. Usahakan mata kuliah semester atas, misalnya semester 5 atau 7. Usahakan mata kuliah khusus program studi bukan mata kuliah umum (misalnya Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia), atau mata kuliah fakultas (Pengantar pendidikan, Pedagogi).
  2. Buatlah Rencana Pelaksanaan Perkuliahan (RPP) untuk mata kuliah yang akan di microteaching-kan. Jangan ada beda antara RPP dengan yang kita akan praktikkan. Misal di RPP dibuat menggunakan ceramah.. ya Praktik mengajarnya ceramah, kalau medianya powerpoint, ya kita gunakan powerpoint.
  3. Pilihlah materi pada matakuliah di pertemuan ke-2, 3, 4 dan seterusnya. Jangan pilih pokok bahasan dipertemuan pertama, karena biasanya materi dipertemuan pertama hanyalah pengantar mata kuliah, bukan pendalaman materi.
  4. Printlah RPP dan Powerpoint yang akan kita gunakan. Walaupun anda tidak menggunakan powerpoint, print saja sebagai bukti bahwa anda sudah ada persiapan dalam mengajar.
  5. Usahakan gunakan media pembelajaran yg terbaru dan memperlihatkan kesiapan anda sangat maksimal. Misalnya menggunakan karton sebagai alat peraga, atau benda-benda lain, sehingga visualnya terlihat (Selain powerpoint). Usahakan berbeda dengan peserta tes yg lain dan sesuai dengan pokok bahasan.
  6. Perkirakan waktu anda untuk Micro teaching. Pengalaman penulis, waktu yang dibutuhkan untuk kita tampil sekitar 15-20 menit. Setelahnya sesi tanya jawab dengan tim penguji atau mahasiswa.
  7. Perhatikan, di beberapa kampus ada yg menggunakan adanya audiens (mahasiswa) dan ada yg tidak menggunakan audiens (tidak ada mahasiswanya). Bila mengajar dengan ada mahasiswanya, ajak mahasiswanya berinteksi juga misalnya dengan sesekali melontarkan pertanyaan yg membutuhkan jawaban singkat.
  8. Bila anda memiliki kemamuan berbahasa Inggris yang baik, maka gunakanlah bahasa Inggris dalam micro teaching. Itu akan menjadi nilai plus anda. Bila anda memiliki bahasa Inggris yang pas-pas an, gunakanlah pada moment yang tepat. Misalnya menjelaskan definisi ahli luar dengan bahasa Inggris, kemudian dijabarkan dengan Bahasa Indonesia.
  9. Yang juga perlu menjadi perhatian, beberapa kasus teman-teman CPNS angkatan penulis. Ada juga yang materi untuk micro techingnya ditentukan oleh kampus, bahkan diberitahu hanya sehari belum pelaksanaan micro teaching. Maka teman-teman memang harus mengandalkan pengalaman dan persiapan yang singkat dalam membuat bahan-bahan, media dan hal-hal yang diperlukan.
  10. Berpenampilanlah rapi dan sopan, karena yang akan menguji kita adalah para guru besar atau dosen senior jurusan/Program studi (lektor kepala). Jangan pernah menganggap diri kita paling jagoan dan paling tahu di depan tim penguji, khususnya saat mereka bertanya. Jawablah sesuai dengan kemampuan kita dan porsi kita. Bila dirasa ada komentar yang kurang menurut tim penguji, akui dan jadikan itu pelajaran untuk perbaikan kedepannya, tidak usah diajak berdebat kusir. Saat praktik, usahakan jangan terlalu dominan sehingga audiens/ mahasiswa menjadi bosan/pasif. Ajaklah mereka aktif dalam praktik kita, karena sejatinya bukanlah mencari siapa yang paling jagoan dan paling merasa pintar, tetapi adalah yang mampu membankitkan semangat belajar mahasiswa dan mau terus belajar memperbaiki kualitas diri.

TES WAWANCARA

Tes wawancara biasanya dilakukan sehari setelah micro teaching atau pada hari yang bersamaan dengan micro teaching. Tergantung kampus masing-masing. Tes wawancara biasanya akan dilakukan oleh Psikolog/Dosen Psikologi dan Guru besar atau dosen senior (minimal lektor kepala).
Ada beberapa tips yang dapat dilakukan dalam tahapan wawancara :
  1. Siapkan CV kita, buatlah semenarik mungkin dan sedetail mungkin. Bila kampus memiliki Format tersendiri, maka ikuti format tersebut.
  2. Berlatihlah wawancara sebelum tahap ini berlangsung. Misalnya dengan berlatih didepan kaca, atau dengan bantuan orang lain sebagai pewawancara.
  3. Pertanyaan wawancara seputaran : (1) Meminta kita mempromosikan diri kita, seputaran CV, pengalaman kerja, pengalaman mengajar, publikasi, aktivitas akademik dan lainnya. (2) Apa yang akan kita lakukan kedepannya seandainya diterima di kampus tersebut, 5 tahun, 10 tahun dan seterusnya. menjawab pertanyaan semacam ini, sebaiknya anda cari tahu tentang kampus tersebut, visi misi kampus, visi misi fakultas, visi misi program studi karena jawaban anda harus juga singkron dengan visi misi tersebut. (3) Berbicaralah dengan suara yang tegas dan terdengar oleh pewawancara, bersikap tenang, jangan kaku dan gugup, dan jangan berbohong. (4) Sampaikan juga keinginan anda untuk melanjutkan studi, bila masih magister untuk memajukan kualitas kampus.(5) Bila anda memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik gunakan lah bahasa Inggris dalam sesi ini, karena akan menjadi nilai lebih anda. Namun bila bahasa Inggris anda pas-pasan, bisa anda gunakan saat memperkenalkan diri atau mempromosikan diri saja dan bagian-bagain yang bisa anda jawab dengan bahasa Inggris.
  4. Bersikalah sopan santun, saat masuk ruangan ucapkan salam dan salim dengan tim pewawancara. Begitupun setelah meninggalkan ruangan.
  5. Bila anda tertarik mencari buku-buku tentang wawancara, maka itu menjadi persiapan yang bagus juga. Ingat tahapan ini juga sangat penting, karena biasanya kemampuan berbicara, kejujuran, motivasi dan kesungguhan kita akan terlihat ditahap ini.

TES KESEHATAN

Pada tes ini, kita diminta mengumpulkan surat keterangan sehat dari Rumah Sakit/Faskes Pemerintah. Biasanya kalau tidak ada penyakit yang berarti, atau yang dapat menggantu tugas sebagai dosen, biasanya pihak RS/Faskes akan memberikan keterangan yang sehat. Bila anda dinyatakan sehat, maka anda akan mendapat poin maksimal.
Bila anda jarang berolahraga, mulai berolahragalah yang baik, makan yang teratur, istirahat yang cukup. Pastikan penampilan anda maksimal, karena walaupun dalam surat keterangan dibuat sehat, tetapi anda terlihat pucat, lesu, bahkan sakit maka akan menjadi perhatian para penguji dan pewawancara.


Mungkin itu saja sedikit ulasan saya terkait pengalaman saya mengikuti CPNS Dosen di tahun 2018. Bisa jadi metode dan cara yang kalian terima untuk test SKB CPNS Dosen di tahun-tahun berikutnya bisa berubah. Intinya adalah persiapkanlah diri anda dengan maksimal, selebihnya serahkan kepada Allah SWT. Berdoa maksimal, usahaka maksimal.

Semoga sukses, sampai bertemu lagi ditulisan-tulisan selanjutnya.

Senin, 24 Juni 2019

DEFINISI DAN TUGAS PENILIK PENDIDIKAN NONFORMAL

Undang-Undang Pendidikan No. 20 tahun 2003 pasal 3 tentang sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa perkembangan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Pencapaian tujuan dan pelaksanaan fungsi pendidikan nasional perlu didukung oleh jalur pendidikan nonformal dan informal.
Pendidikan nonformal atau yang akrab disapa pendidikan luar sekolah (sekarang juga dikenal dengan istilah pendidikan masyarakat), seperti yang dijelaskan pada pasal 26 ayat 1  bahwa:

"Pendidikan nonformal bagian dari sistem pendidikan nasional merupakan jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang yang diselenggarakan bagi warga masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan yang berfungsi sebagai pengganti, penambah, dan/atau pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat, selanjutnya dalam ayat 2 dinyatakan pendidikan nonformal berfungsi mengembangkan potensi peserta didik dengan penekanan pada penguasaan pengetahuan dan keterampilan fungsional serta pengembangan sikap dan kepribadian profesional” dan ayat 3 menyatakan bahwa “pendidikan nonformal meliputi pendidikan kecakapan hidup, pendidikan anak usia dini, pendidikan kepemudaan, pendidikan pemberdayaan perempuan, pendidikan keaksaraan, pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja, pendidikan kesetaraan, serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik”. (UU No 20 tahun 2003)

Bidang pendidikan nonformal adalah merupakan pendekatan dasar dalam pembangunan masyarakat sekaligus bagian terpenting dari program pembangunan masyarakat itu sendiri. Berdasarkan PP No. 73 tahun 1991, tujuan pendidikan nonformal: (1) melayani warga belajar supaya dapat tumbuh dan berkembang sedini mukin dan sepanjang hayatnya guna meningkatkan martabat dan mutu kehidupannya. (2) membina warga belajar agar memiliki pengetahuan dan keterampilan dan sikap mental yang diperlukan untuk mengembangkan diri, bekerja mencari nafkah atau melanjutkan ketingkat pendidikan yang lebih tinggi. (3) memenuhi kebutuhan belajar masyarakat yang tidak dapat dipenuhi dengan jalur pendidikan sekolah.
Upaya mencapai tujuan pendidikan nasional, terutama jalur pendidikan nonformal maka dibutuhkan adanya pendidik maupun tenaga kependidikan yang bergerak dibidang pendidikan nonformal. Pendidik pendidikan nonformal bisa pamong belajar, tutor pendidikan kesetaraan, instruktur kursus, dan lainnya. Sedangkan tenaga kependidikan pendidikan nonformal, antara lain : pengelola PKBM, Pengelola PAUD, pengelola LKP dan tenaga administrasi pada bidang PNF di Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Provinsi dan penilik pendidikan nonformal.
Salah satu tenaga pendidikan nonformal yang cukup potensial dan berhubungan langsung dengan masyarakat ialah para penilik. Berdasarkan  Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 14 tahun 2010, tentang jabatan fungsional penilik dan angka kreditnya, dijelaskan bahwa:

Penilik adalah pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas, tanggung jawab, wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan penilikan pendidikan nonformal dan informal, yang meliputi: pendidikan anak usia dini, pendidikan kesetaraan dan keaksaraan, kursus dan pelatihan, serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik, yang terdiri dari: penilik PAUD, penilik pendidikan kesetaraan dan keaksaraan, serta penilik kursus. Penilik memiliki tugas utamanya melakukan kegiatan pengendalian mutu dan evaluasi dampak program pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan kesetaraan dan keaksaraan, serta kursus pada jalur pendidikan nonformal dan informal (PNFI).

Tugas penilik adalah untuk mampu memotret mutu satuan pendidikan nonformal dan informal dan bahkan mampu melakukan pengendalian mutu yang dilakukan dengan cara: 1) melaksanakan perencanaan program pengendalian mutu pendidikan nonformal (PNF), 2) pelaksanaan pemantau program pendidikan nonformal (PNF), 3) melaksanaan penilaian program pendidikan nonformal (PNF), 4) melaksanaan pembimbingan dan pembinaan kepada pendidik dan tenaga kependidikan  pada satuan pendidikan nonformal (PNF), dan 5) menyususn laporan hasil pengendalian mutu program pendidikan nonformal (PNF).
Penilik pendidikan nonformal orang pertama yang berhadapan langsung dengan kelompok masyarakat yang berkedudukan di Kantor Cabang Diknas Kecamatan (UPT Pendidikan SD, TK dan PNFI). Begitu sentralnya peran penilik pendidikan nonformal di lapangan maka tak heran bila peran serta mereka sangat menetukan terhadap kesuksesan program pendidikan nonformal dan informal di lapangan. Seorang penilik dituntut mempunyai kinerja yang baik dalam melaksanakan tugasnya sehingga tujuan pendidikan nonformal dapat dicapai secara maksimal.


REFERENSI :
1.     Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2.   Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 14 tahun 2010 tentang Jabatan Fungsional Penilik dan Angka Kreditnya
3.    Iswandi. (2012). Kontribusi Kompetensi Dan Kerjasama Penilik Terhadap Kinerja Penilik Dalam Pengendalian Mutu Program Pendidikan Nonformal Di Kabupaten Agam. (Tesis). Padang : Universitas Negeri Padang

Kamis, 28 Februari 2019

JENIS - JENIS EMOSI


Stewart at all (1985)[1] mengutarakan perasaan senang, marah, takut, dan sedih sebagai basic emotions.
1.        Gembira
Setiap orang pada berbagai usia, mulai dari bayi hingga orang yang sudah tua mengenal perasaan yang menyenangkan. Pada umumnya perasaan gembira dan senang diekspresikan dengan tersenyum atau tertawa. Dengan perasaan menyenangkan, seseorang dapat merasakan cinta dan kepercayaan diri. Perasaan gembira ini juga ada dalam aktivitas kreatif pada saat menemukan sesuatu, mencapai kemenangan ataupun aktivitas reduksi stres (Izard dalam Stewart, 1985).
2.        Marah
Emosi marah terjadi pada saat individu merasa dihambat, frustrasi karena tidak mencapai yang diinginkan, dicerca orang, diganggu atau dihadapkan pada suatu tuntutan yang berlawanan dengan keinginannya. Perasaan marah ini membuat orang, seperti ingin menyerang “musuhnya”. Kemarahan membuat individu sangat bertenaga dan impulsif (mengikuti nafsu/keinginan). Marah membuat otot kencang dan wajah merah (menghangat). Bartlet dan Izart (Stewart, 1985) menguraikan ekspresi wajah tatkala marah yang ditandai dengan dahi yang berkerut, tatapan tajam pada objek pencetus kemarahan, membesarnya cuping hidung, bibir ditarik ke belakang, memperlihatkan gigi yang mencengkeram, dan sering kali ada rona merah di kulit.
3.        Takut
Perasaan takut merupakan bentuk emosi yang menunjukkan adanya bahaya. Menurut Helen Ross (dalam Simanjuntak, 1984) perasaan takut adalah suatu perasaan yang hakiki dan erat hubungannya dengan upaya mempertahankan diri. Stewart (1985) mengatakan bahwa perasaan takut mengembangkan sinyal-sinyal adanya bahaya dan menuntun individu untuk bergerak dan bertindak. Perasaan takut ditandai oleh perubahan fisiologis, seperti mata melebar, berhati-hati, berhenti bergerak, badan gemetar, menangis, bersembunyi, melarikan diri atau berlindung di belakang punggung orang lain.
4.        Sedih
Dalam kehidupan individu akan merasa sedih pada saat ia berpisah dari yang lain, terutama berpisah dengan orang-orang yang dicintainya. Perasaan terasing, ditinggalkan, ditolak atau tidak diperhatikan dapat membuat individu bersedih. Selanjutnya Stewart at all (1985) mengungkapkan bahwa ekspresi kesedihan individu biasanya ditandai dengan alis dan kening mengerut ke atas dan mendalam, kelopak mata ditarik ke atas, ujung mulut ditarik ke bawah, serta dagu diangkat pada pusat bibir bagian bawah.

Keempat emosi dasar ini dapat berkembang menjadi berbagai macam emosi, yang diklasifikasikan ke dalam kelompok emosi positif dan emosi negatif. Namun demikian, adapula beberapa di antaranya yang dapat mengekspresikan keduanya, tergantung pada pengalaman yang kita alami. Klasifikasi emosi positif dan negatif sebagaimana yang dikemukakan oleh Reynold (1987)[2] tersebut adalah berikut ini.

 


[1] Stewart, A. C. at al. (1985). Child Development A Topical Approach. New York: John Wiley & Sons
[2] Reynolds, V. (1987). A Practical Guide to Child Development. Volume 1 The Child. England: Stanley Thrones (Publishers) Ltd.

Sabtu, 08 Desember 2018

LATIHAN SOAL TKB CPNS 2018

Hai Sahabat Semua, Saya mau berbagi link mengenai tahapan CPNS yaitu Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada berbagai instansi. Sebelumnya saya juga searching pada beberapa web di internet, memang masih agak susah menemukan soal-soal berkaitan dengan SKB. Sedangkan untuk SKD cukup banyak ditemukan, sehingga hal ini lah yang membuat saya ingin berbagi dengan rekan-rekan seperjuangan dalam menghadapi SKB. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. (Indahnya Berbagi).


Kumpulan SKB CPNS 2018 (Tapi bukan soal yg akan keluar ya di 2018, hanya untuk latihan saja) :


1. TKB DOSEN (Download)

2. TKB MENTERI PUPR (Download)

3. TKB MENTERI PERIKANAN DAN KELAUTAN  (Download)

4. TKB STATISTIK  (Download)

5. TKB BIOLOGI  (Download)

6. TKB KONSELING (Download)

7. TKB MENTERI KLH (Download)

8. TKB MTK SMP  (Download)

9. KB PEMKOT/PEMKAB  (Download)

10. Tkb Guru SD 1  (Download)

11. Tkb Guru SD 2  (Download)

12. Tkb Guru SD 3  (Download)

13. Tkb Guru Olahraga  (Download)

14. Tkb Guru Ipa SMP  (Download)

15. Tkb Guru Ips SMP  (Download)

16. Tkb Guru Kimia SMA  (Download)

17. Tkb Guru TIK  (Download)

18. Tkb Pedagogik  (Download)

19. Tkb Guru Kelas  (Download)

20. Tkb Guru PPKN  (Download)

21. Tkb Guru Fisika SMA  (Download)

22. Tkb Guru Bahasa Inggris  (Download)

23. Tkb Guru Bahasa Indonesia  (Download)

24. Tkb Kependidikan 1  (Download)

25. Tkb Kependidikan 2  (Download)

26. Tkb Kependidikan 3  (Download)

27. Tkb Kependidikan 4  (Download)

28. Tkb Guru Pkn SMP  (Download)

29. Tkb Guru PKn SMA  (Download)

30. Tkb Guru MTK SMK  (Download)

31. Tkb Guru MTK SMA  (Download)

32. Tkb Guru Kelas  (Download)

33. Tkb Guru PAI  (Download)

34. Tkb Hukum dan UU  (Download)

35. Tkb kejaksaan  (Download)

36. Tkb Kebidanan  (Download)

37. Tkb perawat  (Download)

38. Apoteker dan Farmasi  (Download)

39. Tkb Dokter Umum  (Download)

40. Tkb Dokter Gigi  (Download)

41. Tkb Tenaga Kesehatan  (Download)

42. Tkb Kesehatan   (Download)

43. Tkb Ketahanan Pangan  (Download)

44. Tkb kepegawaian dan sumber daya manusia  (Download)

45. Tkb Kemenkes  (Download)

46. TKb Kemenkas 1  (Download)

47. Tkb hubungan internasional  (Download)

48. Tkb BPOM  (Download)

49. Tkb Perindustrian  (Download)

50. Tkb Ilmu Teknologi  (Download)

51. Tkb Pranata Komputer  (Download)

52. Tkb Perpus  (Download)

53. Tkb Kearsipan   (Download)

54. Tkb Keuangan  (Download)

55. Tkb Ekonom  (Download)

56. Tkb Akuntansi  (Download)

57. Tkb Administrasi Kantor  (Download)

58. Tkb Administrasi Negara  (Download)

59. TKb Pertanian 1  (Download)

60. Tkb Pertanian 2  (Download)

61. Tkb Pertanian 3  (Download)

62. Tkb Pertanian 4  (Download)

63. Tkb Pegawai Pemprov  (Download)

64. Tkb Administrasi Umum  (Download)

Semoga membantu semuanya SOAL LATIHAN TKB CPNSNYA, cari yang kamu cari.. 😃

Jumat, 07 September 2018

SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DAN IMPLIKASI BIAYANYA

Menurut Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 27 tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana, dijelaskan bahwa sarana adalah perlengkapan pembelajaran yang dapat dipindah-pindah. Sarana pendidikan meliputi perabot, peralatan pendidikan, media pendidikan, buku dan sumber belajar lainnya, bahan dan alat habis pakai, serta perlengkapan lain yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan berkelanjutan. Sehingga sarana pendidikan dapat dikatakan bahwa segala macam perlengkapan/peralatan yang dibutuhkan dan dapat secara langsung digunakan dalam proses pendidikan demi terciptanya tujuan pendidikan itu sendiri.
Prasarana pendidikan adalah fasilitas dasar untuk menjalankan fungsi lembaga pendidikan. Prasarana pendidikan meliputi  lahan, ruang kelas, ruang pimpinan satuan pendidikan, ruang pendidik, tata usaha, ruang perpustakaan, ruang laboratorium, ruang bengkel kerja, ruang unit produksi, ruang kantin, instalasi daya dan jasa, tempat berolaraga, tempat beribadah, tempat bermain, tempat berkreasi, dan ruang/ tempat lain yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan berkelanjutan.
Sebagian besar prasarana dan sarana pendidikan seperti lahan, bangunan, perabot, peralatan, media pendidikan, buku dan lain-lain memiliki umur pakai lebih dari satu tahun. Sebagian kecil sarana dan prasarana pendidikan seperti bahan habis pakai dan alat habis pakai, daya dan jasa dan lain-lain yang memiliki umur pakai kurang dari stau tahun. Sarana dan prasarana pendidikan juga memerlukan pemeliharaan dan perbaikan yang dilakukan satu kali atau lebih dalam satu tahun atau sekali untuk beberapa tahun.
Pengadaan sarana dan prasarana pendidikan beserta pemeliharaan dan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan berimplikasi pada biaya pendidikan. Biaya pendidikan yang muncul akibat dari pengadaan sarana pendidikan yang umur pakainya satu tahun atau kurang serta pemeliharaan dan perbaikan ringan sarana dan prasarana yang dilakukan satu tahun satu tahun sekali atau lebih disebut biaya operasional bahan dan alat habis pakai serta pemeliharaan dan perbaikan ringan.
Biaya pendidikan yang muncul sebagai akibat dari pengadaan sarana dan prasarana pendidikan yang umur pakainya lebih dari satu tahun disebut biaya investasi sarana dan prasarana pendidikan. Biaya investasi sarana dan prasarana seperti perabot, peralatan, lahan, da bangunan diaadakan satu kali tetapi memberikan manfaat yang lebih dari satu tahun. Biaya investasi ini dapat dijadikan per tahun dengan membagi biaya investasi ini dengan lama tahun manfaat atau umur pakai dari sarana prasarana pendidikan itu dan disebut biaya investasi sarana dan prasarana pendidkan per lembaga  pendidikan per tahun. Apabila biaya investasi sarana dan prasarana pendidikan per tahun per lembaga pendidikan dibagi dengan jumlah peserta didik/ warga belajar maka biaya ini disebut biaya investasi sarana dan prasarana pendidikan per peserta didik/ warga belajar  per tahun atau disebut juga biaya satuan investasi sarana dan prasarana pendidikan kependidikan

PENANTIAN DI HARI SENIN


oleh : Bayu Pradikto

Malam itu di sudut ruang sempit
Sempit tertekan hingar bingar kehidupan
Apakah setiap malam itu sama?
Tidak untuk ku yang seorang pencari jawaban dan kepastian

Menjelang minggu penantian ini semakin memuncak
Bukan karena jiwa-jiwa yang bebas
Bukan pula karena ramainya hiburan untuk hati-hati yang patah
Tapi karena sebuah penantian, penantian berita yang hangat terdengar

Apalah daya, kadang keegoisan, ketamakan, dan kedekatan mengalahkan semua
Iya, mengalahkan semua akal dan pikiran manusia untuk berdamai
Senin pun datang, tapi dia seakan sombong dan ingkar kepadaku
Tak mau melirik apalagi menghampiri

Terang saja, senin ku sudah di bungkam dengan gelap
Saat ketakmampuan ini tak lagi bisa membanggakan
Saat batas waktu seakan berlari, menjauh dan meremehkan
Kini, tumpuanku hanya kepada-Mu, Sang Pencipta.

Rabu, 18 Juli 2018

MEMBUNGKAM MALAM

oleh : Bayu Pradikto

Malam ini sendu tapi menusuk
mungkin belatih yang t'lah lama diasah
siap untuk menerkam kulit
hingga remuk relung hati

Panas rasanya!
Mungkin karena materi, pangkat dan jabatan
orang bisa saja lupa, meremehkan, memaksa, acuh, lupa, malu
Salahkah? Entahlah!
Memaksakah? Bisa jadi!

Apa aku harus hilang?
atau akan berjuang?
karena bisa jadi sebelum dan sesudah itu berbeda
Ah, entahlah. Mana kepalsuan mana ketulusan.

Mengapa malam ini berbeda dengan yang lainnya
Mengapa malam ini dingin tapi terbakar
Apa perlu aku bungkam malam ini
atau biarkan pagi yang membungkammu

 

Blogroll

Silahkan memberikan komentar/kritik/saran/ucapan terimakasih untuk kebaikan web ini. Terima Kasih!!!