Pages

Blogger templates

Follow Instagram penulis : @bayupradikto // Imajinasi lebih penting daripada ilmu pengetahuan (Einstein) // Kita tidak selalu bisa membangun masa depan untuk generasi muda, tapi kita dapat membangun generasi muda untuk masa depan (F.D. Roosevelt) // Apa guna kita memiliki sekian ratus ribu alumni sekolah yang cerdas, tetapi massa rakyat dibiarkan bodoh. Segeralah kaum sekolah itu pasti akan menjadi penjajah rakyat dengan modal kepintaran mereka (Paulo Freire).
Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 14 Juli 2013

PROPOSAL PELATIHAN BUDIDAYA BELUT




BAB I
PENDAHULUAN
1.1  LATAR BELAKANG
Salah satu jenis ikan yang menjadi komoditas unggulan perikanan adalah ikan belut. Kandungan gizi dalam belut tidak perlu diragukan lagi. Dibandingkan dengan zat-zat gizi dalam telur, kandungan kalori, protein dan lemak dalam belut lebih tinggi. Apabila dibandingkan dengan gizi-gizi dalam daging sapi, kandungan mineral dari belut ternyata juga lebih tinggi. 
Belut merupakan jenis ikan konsumsi air tawar dengan bentuk tubuh bulat memanjang yang hanya memiliki sirip punggung dan tubuhnya licin. Belut suka memakan anak-anak ikan yang masih kecil. Biasanya hidup di sawah-sawah, di rawa-rawa/lumpur dan di kali-kali kecil. Di Indonesia sejak tahun 1979, belut mulai dikenal dan digemari, hingga saat ini belut banyak dibudidayakan dan menjadi salah satu komoditas ekspor. Belut disukai oleh hampir seluruh lapisan masyarakat dunia baik dalam bentuk masakan dan olahan. Belut merupakan sumber protein hewani yang mengandung nilai gizi yang tinggi dengan komposisi lengkap.
Meningkatnya penangkapan belut secara liar itu, akhirnya mengakibatkan populasi belut berkurang. Akibat yang lebih berbahaya lagi adalah menjadikan belut sebagai komoditas langka. Oleh karena itu, sudah selayaknya kita membudidayakan belut disekitar rumah dan lokasi-lokasi lainnya.
1.2  RUMUSAN MASALAH
Melihat penangkapan belut secara liar dapat mengakibatkan berkurangnya belut itu sendiri di masyarakat, sehingga dilaksanakan program pembubidayaan belut. Dengan harapan bahwa belut tidak menjadi komoditas langka lagi serta dapat menjadikan pembudidayaan belut sebagai mata pencarian baru yang bisa menghasilkan keuntungan yang besar, bukan saja di bidang ekonomi tetapi juga bidang kesehatan yang mana dapat meningkatkan gizi menuju Indonesia sehat 2010. Dalam proposal pelatihan  ini penulis akan membahas tentang :
1.      Bagaimana cara pembudidayaan belut ?
2.      Bagaimana cara pemasaran belut agar menjadi suatu keuntungan ?
3.      Bagaimana peranan belut dalam meningkatkan gizi masyarakat ? 

1.3  TUJUAN PELAKSANAAN
Tujuan dari penyelenggaraan  pembudidayaan belut adalah untuk :
1.      Meningkatkan pendapatan masyarakat
2.      Memanfaatkan usia produktif di masyarakat yang belum bekerja
3.      Meningkatkan gizi masyarakat
4.      Memanfaatkan lahan perkarangan rumah 

Selengkapnya bisa dilihat di link berikut :

0 komentar:

Posting Komentar

 

Blogroll

Silahkan memberikan komentar/kritik/saran/ucapan terimakasih untuk kebaikan web ini. Terima Kasih!!!