Pages

Blogger templates

Follow Instagram penulis : @bayupradikto // Imajinasi lebih penting daripada ilmu pengetahuan (Einstein) // Kita tidak selalu bisa membangun masa depan untuk generasi muda, tapi kita dapat membangun generasi muda untuk masa depan (F.D. Roosevelt) // Apa guna kita memiliki sekian ratus ribu alumni sekolah yang cerdas, tetapi massa rakyat dibiarkan bodoh. Segeralah kaum sekolah itu pasti akan menjadi penjajah rakyat dengan modal kepintaran mereka (Paulo Freire).
Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 17 November 2017

PERAN KELUARGA

Keluarga merupakan kumpulan dua orang atau lebih yang memiliki ikatan dan komitmen bersama untuk saling mencintai, menyayangi dan memiliki interaksi semi tertutup dengan norma dan peranan yang ditentukan, baik oleh individu yang berinteraksi maupun masyarakat sebagai kekhasan dari sistem tersebut . Antonio (1983, hlm.81) mendefinisikan keluarga sebagai suatu unit yang terdiri dari dua orang tua atau lebih, yang hidup bersama untuk suatu periode waktu, dan diantara mereka saling berbagi dalam suatu hal atau lebih, berkaitan dengan : pekerjaan, seks, kesejahteraan dan makanan anak-anak, kegiatan-kegiatan intelektual, spiritual dan rekreasi.
Narwoko dan Suyanto dalam Setyorini (2014, hlm. 5)  mendefinisikan keluarga adalah lembaga sosial dasar darimana semua lembaga atau pranata sosial lainnya berkembang. Di masyarakat manapun di dunia keluarga merupakan kebutuhan manusia yang universal dan menjadi pusat terpenting dari kegiatan dalam kehidupan individu.
Keluarga memiliki fungsi yang dapat dilaksanakan dan dirasakan manfaatkan dalam kehidupan. Ada delapan fungsi keluarga, yang antara lain (www.bkkbn.go.id):
1.       Fungsi Keagamaan
Keluarga berfungsi memiliki fungsi agama maksudnya adalah selain orang tua sebagai guru dalam pendidikan anaknya, orang tua juga merangkap sebagai ahli agama. Kitab sici dalam membentuk kepercayaan anak-anak-anak mereka.
2.        Fungsi Sosial Budaya
Salah satu adanya keluarga berfungsi sebagai sosial budaya, maksudnya dalam perkembangan anak keluarga memiliki peran penting untuk menanamkan pola tingkah laku berhubungan dengan orang lain (sosialisasi) keluarga juga memberikan warisan budaya, disini terlihat bahwasanya keluarga dianggap masyarakat yang paling primair. Fakta-fakta sosial selalu dapat diterangkan lewat keluarga. Keluarga mengintrodusir anak ke dalam masyarakat yang luas dan membawanya kepada kegiatan-kegiatan masyarakat.
3.       Fungsi Cinta Kasih
Pertumbuhan seorang anak tidak akan pernah lepas dari pengaruh keluarganya, peran keluarga begitu sentralistik dalam membentuk kepribadian keturunannya, oleh karena itulah salah satu fungsi keluarga adalah menyalurkan cinta dan kasih sayang.
4.       Fungsi Perlindungan
Fungsi perlindungan merupakan factor penting. Perkembangan anak memerlukan rasa aman, kasih sayang, simpati dari orang lain. Keluarga tempat mengadu, mengakui kesalahan-kesalahan, serta tempat.
5.       Fungsi Reproduksi
Fungsi reproduksi artinya bahwa keluarga merupakan sarana manusia untuk menyalurkan hasrat seksual kepada manusia lain (yang berbeda jenis kelamin) secara legal di mata hokum dan sah secara agama, sehingga manusia tersebut dapat melangsungkan hidupnya karena dengan fungsi biologi ia akan mempunyai keturunan berupa anak.
6.       Fungsi Sosial dan Pendidikan
Fungsi sosialisasi atau pendidikan dalam keluarga adalah untuk mendidik anak mulai dari awal sampai pertumbuhan anak menjadi dewasa, keluarga berperan penting terhadap upaya terbentuk kepribadian yang baik.
7.       Fungsi Ekonomi
Fungsi ekonomi atau unit produksi artinya bahwa keluarga menjadi sarana yang baik untuk bertugas memenuhi kebutuhan hidup anggota keluarga di dalamnya, dimana dalam prosesnya fungsi ekonomi ini mampu membagikan kerangka keluarga, misalnya ayah sebagai pencari uang/nafkah untuk kebutuhan dan ibu bertugas mengurus anak.
8.       Fungsi Lingkungan
Fungsi lingkungan dalam keluarga maksudnya semua bertingkah laku yang dilakukan seorang anggota keluarga awal mulanya dilakukan dalam keluarga. Anak atau anggota keluarga adalah cerminan bagaimana ia bisa menerapkan kesesuaian terhadap lingkungan sekitarnya.

Referensi :
Antonio, William. 1983. Family Life, Religion, and Society Value and Structures. Beverly Hills : Saga Publications
Setyorini, Dewi. 2014. Pengaruh Ekonomi Keluarga terhadap Motivasi Belajar Anak di Dusun Girimulyo Kec. Jenawi Kab. Karang Anyar. Skripsi (Naskah Publikasi). Surakarta : Unmuh Surakarta

www.bkkbn.go.id

0 komentar:

Posting Komentar

 

Blogroll

Silahkan memberikan komentar/kritik/saran/ucapan terimakasih untuk kebaikan web ini. Terima Kasih!!!