Pages

Blogger templates

Follow Instagram penulis : @bayupradikto // Imajinasi lebih penting daripada ilmu pengetahuan (Einstein) // Kita tidak selalu bisa membangun masa depan untuk generasi muda, tapi kita dapat membangun generasi muda untuk masa depan (F.D. Roosevelt) // Apa guna kita memiliki sekian ratus ribu alumni sekolah yang cerdas, tetapi massa rakyat dibiarkan bodoh. Segeralah kaum sekolah itu pasti akan menjadi penjajah rakyat dengan modal kepintaran mereka (Paulo Freire).
Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 03 Februari 2018

PERTANYAAN DAN JAWABAN PENTING SAAT INTERVIEW

Dalam tahap wawancara, ada beberapa pertanyaan yang sering sekali ditanyakan oleh interviewer kepada kandidat calon karyawan/pegawainya. Namun ternyata tidak semua jawaban dari teman-teman yang diinterview kurang tepat dalam menjawabnya. Berikut saya akan sedikit mengulas beberapa pertanyaan yang sering diajukan interviewer berdasarkan pengalaman dan beberapa referensi yang saya baca.
1.        Pertanyaan tentang Diri Anda
Dalam wawancara pertanyaan ini sering diajukan, khususnya pada awal-awal interview. Misalnya contoh pertanyaannya ,”Ceritakan tentang Diri Anda?”. Hal ini sangat umum ditanyakan untuk mengetahui performa anda pertama kali bertemu. Pada pertanyaan ini, interviewer tidak ingin anda menceritakan seluruh jalan hidup anda. Sehingga anda disarankan untuk menjelaskan identitas berupa nama, lulusan bidang apa, posisi anda dimana dan keunggulan yang anda miliki daripada calon karyawan/pegawai lainnya.
Contoh jawaban yang tepat untuk pertanyaan ini :

Selamat Siang Pak, nama saya Bayu, saya seorang lulusan jurusan Pendidikan Luar Sekolah di Universitas Bengkulu. Saya memiliki pengalam bekerja sebagai konsultan pendidikan nonformal selama satu tahun dan memiliki pengalam bekerja sebagai staf administrasi di salah satu kampus di Provinsi Bengkulu. Saya juga seorang yang ahli dalam mengelola website sehingga berguna untuk kegiatan-kegiatan sosialisasi dan promosi dan hal-hal lainnya via website.

Namun apabila anda belum memiliki pengalaman bekerja atau fresh graduate, anda dapat menjawab seperti berikut :
Selamat siang Pak, nama saya Bayu Pradikto, saya seorang fresh graduate dari jurusan akuntansi di Universitas Bengkulu. Walaupun saya baru lulus, saya memiliki pengalaman sebagai Asisten Dosen selama 2 tahun dan sering terlibat dalam beberapa event kemahasiswaan yang bekerjasama dengan berbagai sponsor, sehingga saya akrab dengan dunia marketing. Saya juga seorang yang ahli internet marketing sehingga cukup berguna untuk menjual produk dari perusahaan Anda.

2.        Pertanyaan tentang Ketertarikan Anda Kepada Pekerjaan Ini.
Hal yang juga seing ditanyakan saat wawancara lainnya adalah kemengapaan Anda tertarik kepada pekerjaan ini. Saran dari saya, anda cukup menjawab pertanyaan ini dengan kalimat-kalimat yang singkat, padat dan jelas. Dalam penjelasan Anda, pastikan anda memberikan keyakinan bahwa yang membuat Anda tertarik karena mempunyai pengalaman yang mumpuni dan kemampuan tambahan yang menjadi nilai lebih Anda. Intinya, pada pertanyaan ini, interviewer ingin menguji seberapa pantas Anda untuk bergabung dengan perusahaan/instansi mereka.
Contoh jawaban yang cocok untuk pertanyaan ini adalah :
Perusahaan/instansi Anda menjadi salah satu pilihan teratas saya. Saya datang ke sini karena pengalaman dan minat saya sangat berguna untuk perusahaan/instansi ini. Saya bisa diandalkan dalam hal-hal yang berkaitan dengan akuntasi keuangan perusahaan dan sangat handal dalam intenet marketing.

3.        Pertanyaan Sebab Kepantasan untuk Anda diterima Bekerja
Pertanyaan lainnya yang juga sering ditanyakan saat wawancara adalah pertanyaan “Mengapa pihak perusahaan/instansi pantas untuk menerima Anda?”
Dalam menjawab pertanyaan ini, anda harus percaya diri. Anda tidak perlu ragu atau khawatir orang akan mencemooh anda, namun yang perlu Anda katakan bahwa anda mengetahui dengan pasti tentang diri anda.
Contoh jawaban yang cocok untuk pertanyaan ini adalah :
Saya sangat percaya bahwa saya merupakan orang yang terbaik untuk menempati posisi ini. Saya tahu banyak orang yang yang memiliki kemampuan untuk melakukan pekerjaan ini, tentunya saya juga memiliki kemampuan itu, namun saya memiliki kemampuan lain yang membuat saya memiliki kualitas terbaik untuk perkerjaan itu, yaitu sikap untuk menjadi unggul. Bukan hanya memberikan pelayanan untuk sebuah kelebihan, tetapi menempatkan setiap bagian dari diri saya untuk mencapainya.

4.        Pertanyaan tentang Permintaan Gaji.
Ini merupakan pertanyaan yang memang sering sekali ditanyakan dan juga banyak dibahas dalam berbagai kesempatan, yaitu pertanyaan seputaran gaji yang diharapkan. Sebenarnya dalam menyikapi pertanyaan ini, kita harus terlebih dahulu mengetahui UMR (Upah Minimum Regional). Selain itu, anda juga dapat memperoleh kisaran gaji dari teman anda atau orang  yang telah bekerja ditempat tersebut. Namun bila anda masih ragu, anda boleh bertanya balik sebelum menjawab pertanyaan ini. Pertanyaan dapat mengenai detail pekerjaan Anda nanti, tanggung jawab apa yang Anda emban. Selain itu memang anda harus tahu dulu kisaran gaji untuk pekerjaan yang akan nanti Anda tempati.
Contoh jawaban yang cocok untuk pertanyaan ini (dengan langsung menjawab);
“Untuk pekerjaan menjadi staf accounting, gaji yang saya harapkan sekitar Rp. 2.500.000,- /Bulan.”
Atau anda juga dapat menjawab dengan cara seperti ini :
Sambil tersenyum Anda berkata,”Pertanyaan yang cukup sulit, tapi mohon maaf sebelumnya. Bisakan Bapak/Ibu menjelaskan kisaran gaji untuk posisi ini?” (Biasanya pihak perusaaan akan memberikan rentang gaji yang anda tanyakan. Namun bila tidak, anda bisa bertanya kembali mengenai detail pekerjaan yang akan anda jalani serta tanggung jawabnya.

Dari berbagai ulasan di atas, khusus untuk pertanyaan nomor 4, anda memang harus mencari tahu terlebih dahulu kisaran gaji yang akan diterima untuk posisi yang dilamar tersebut. Selain itu, ada juga beberapa masukan kepada Anda agar terhindar dari kesalahan-kesalahan dalam menjawab pertanyaan wawancara :
  1. Jangan pernah terkesan mengajari, dengan mengulang jawaban yang sama. Misalnya : “Seperti yang telah saya jelaskan tadi, bahwa saya seorang akuntan yang berpengalaman”. Jawaban seperti ini mengindikasikan seolah-olah interviewer tidak mendengarkan jawaban Anda. Sehingga Anda seolah-olah men-jugde interviewer kurang cakap dalam proses interview dan terkesan anda menganggap bahwa Anda lebih hebat dari interviewer.
  2. Jangan menjawab pertanyaan dengan ragu atau ketidakkonsistenan jawaban anda. Jawaban ragu misalnya, “menggunakan kata mungkin, kayaknya” padahal pertanyaan itu membutuhkan jawaban yang tegas dan tepat. Misalnya saat ditanya mengenai “Mengapa pihak perusahaan/instansi pantas untuk menerima Anda?”. Anda jangan menjawab “Mungkin karena saya seorang akuntan berpengalam, sehingga layak”.

Mungkin itu sedikit ulasan dari saya. Terima kasih dan sampai jumpa di tulisan-tulisan berikutnya.
 

Blogroll

Silahkan memberikan komentar/kritik/saran/ucapan terimakasih untuk kebaikan web ini. Terima Kasih!!!